JavaScript Free Code

Selasa, 29 November 2011

TIPS DAN TRIK POTOGRAFI

Bagi pecinta fotografi dan DI (Digital Imaging) pasti kenal yang namanya program manipulasi gambar. Karena dengan menggunakan program manipulasi gambar dan sejumlah klak-klik lah gambar yang awalnya kurang sedap di pandang mata menjadi bagus. Singkat kata, dengan bantuan program manipulasi gambar, kita nggak perlu lagi repot-repot mempelajari teknik dasar memotret. Ups, tapi itu keliru banget!!! Mengapa keliru? Seiring kemajuan yang dirintis kamera digital baik yang kamera saku ataupun super-zoom, untuk menghasilkan gambar yang bagus memang dikondisikan nggak perlu mempelajari teknik secara mendalam. Namun ingat, segala sesuatu yang mudah akan dimakan waktu, begitu juga dalam dunia fotografi. Jadi sekarang marilah kita pelajari sedikit tips fotografi dasar
 
Memahami Pencahayaan
Fotografi adalah lukisan bercat cahaya. Maka, hal terpenting dalam fotografi adalah pencahayaan. Sekilas memang pencahayaan ini terkesan sulit, tapi pada dasarnya, penyetelan banyak - sedikitnya cahaya yang akan masuk dalam lensa kamera nggak begitu rumit. Kamera digital memang memiliki penyetelan cahaya secara otomatis, yang apabila di tempat terang ia akan menyesuaikan setelan rana menjadi lebih sempit sehingga hasil gambar akan normal, alias nggak berlebih cahaya (over-exposure). Tapi bagaimana di tempat gelap? Realitanya, kebanyakan kamera saku belum mampu mengatasi masalah pemotretan di tempat gelap. Dengan setelan shutter yang relatif cepat disertai dengan kondisi cahaya minim, hasil foto pasti akan buram. Solusi untuk ini tentu saja dengan memilih kecepatan rana rendah.
Memotretlah Tanpa Flash
Nggak semua tempat bisa dijadikan lokasi pemotretan sesuai keinginan kita. Di museum, misalnya, kita nggak bisa seenaknya menggunakan lampu flash saat memotret obyek. Untuk menyiasati larangan tersebut, coba setel ISO ke level yang paling tinggi, buka aperture atau diafragma selebarnya dan gunakan shutter yang lambat. Dengan setelan ini, ditambah dengan penggunaan tripod, niscaya gambar kita akan bebas dari minim cahaya dan keburaman. Bagaimana kalau nggak ada tripod? Jangan khawatir, dengan teknik dasar, hal-hal sepert ini bisa diatasi. Caranya, perhatikan lah posisi tangan saat memotret. Minimalisasi gerakan yang mampu mengaburkan gambar dengan menempelkan sedekat mungkin lengan yang memegang kamera ke badan kita, lalu teguhkan posisi badan. Memang, trik ini nggak bisa menggantikan posisi tripod 100%, tapi bisa sedikit mengurangi gerakan yang mampu mengaburkan gambar.
Hal diatas sangat mudah dipahami, sekarang konsentasikan teknik pemotretan ke pemilihan penempatan obyek dalam gambar. Umumnya pandangan seseorang akan tertumpu pada obyek yang berada di tengah. Dengan kata lain, obyek yang di posisikan berada di tengah gambar akan mudah terlihat kekurangannya. Untuk mengecoh pandangan penikmat foto, coba ubah penempatan posisi obyek supaya nggak pas di tengah gambar.
<a href="http://www.bidvertiser.com/bdv/BidVertiser/bdv_publisher.dbm">affiliate program</a>
Menjelajahi Sudut
Sebaiknya jangan terpaku dengan sudut pengambilan sudut datar. Sesekali cobalah sudut pandang yang tajam dan juga sudut miring. Nantinya hasil gambar akan menarik. Masalah utama dalam fotografi salah satunya adalah keburaman. Betapapun canggihnya program manipulasi gambar, jika pada saat dipotret gambar sudah buram, akan susah untuk memperbaiki ketajaman gambar. Untuk mencegah keburaman, perhatikan selalu kecepatan shutter ketika akan memotret. Keburaman pada gambar seringkali disebabkan oleh terlalu cepatnya shutter. Idealnya, jika memotret tanpa tripod, pakailah shutter 1/125. Namun bila kita menyanggakan kamera di atas tripod, bisa pilih shutter dengan kecepatan 1/60 atau 1/30
Jangan Tantang Matahari
Hindari pengambilan gambar yang menantang matahari. Artinya, subyek foto lah yang menghadap sumber cahaya agar gambar yang di hasilkan terang. Jika sebaliknya, subyek akan terlihat gelap, sementara bidang lain di luar subyek akan terang benderang. Hasil ini bisa dianalogikan dengan suasana gerhana matahari. Memang, teknik fotografi menentang cahaya, atau sering disebut siluet, kerap dipilih para fotografer. Tapi jika teknik kita masih dalam level pemula, sebaiknya tunda dulu pengambilan gambar siluet.
Hindari Zoom Digital
Banyak bagunan-bagunan yang menarik untuk difoto. Sebisa mungkin hindari penggunaan zoom digital. Gunakan saja zoom optikal. Penggunaan zoom digital dapat mengakibatkan gambar pecah, atau terlihat jelas kotak-kotak pikselnya.

FESTIFAL FILM INDONESIA 2011

Gaung ajang tertinggi para pegiat dan pekerja dunia perfilman, Festival Film Indonesia 2011, sudah mulai terdengar. Minggu (27/11) sore, bertempat di studio RCTI, Jakarta Barat, Komite Nominasi FFI telah mengumumkan nominasi film biskop FFI 2011 yang terbagi dalam 12 kategori.
Sedangkan untuk kategori Nominasi Film Terbaik, baru akan dipilih oleh Dewan Juri yang nama-namanya bakal diumumkan pada hari Rabu, 30 November 2011. Dari nama-nama yang keluar dalam daftar, tampak Hanung Bramantyo mendominasi lewat kedua karyanya, ? (TANDA TANYA) dan juga TENDANGAN DARI LANGIT. Dominasi Hanung tersebut mungkin saja dipatahkan oleh film MASIH BUKAN CINTA BIASA garapan Benny Setiawan dan juga SANG PENARI garapan Ifa Isfansyah
Kejutan bisa saja terjadi pada tanggal 10 Desember nanti pada saat Malam Penganugerahan Piala Citra di Kalimantan Timur. Kita tunggu saja siapa yang bakal berjaya meraih banyak piala. Sembari menunggu malam penganugerahan, simak nominasi film bioskop Festival Film Indonesia 2011 berikut ini!
A. NOMINASI SUTRADARA TERBAIK
1. BENNI SETIAWAN dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
2. HANUNG BRAMANTYO dalam film ? (TANDA TANYA)
3. HANUNG BRAMANTYO dalam film TENDANGAN DARI LANGIT
4. IFA ISFANSYAH dalam film SANG PENARI
5. KAMILA ANDINI dalam film THE MIRROR NEVER LIES
B. NOMINASI PENULIS SKENARIO TERBAIK
1. BENNI SETIAWAN dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
2. DIRMAWAN HATTA & KAMILA ANDINI dalam film THE MIRROR NEVER LIES
3. SALMAN ARISTO dalam film JAKARTA MAGHRIB
4. SALMAN ARISTO, IFA ISFANSYAH & SHANTY HARMAYN dalam film SANG PENARI
5. TITIEN WATTIMENA dalam film ? (TANDA TANYA)
C. NOMINASI PENULIS CERITA ASLI TERBAIK
1. BENNI SETIAWAN dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
2. HANUNG BRAMANTYO dalam film ? (TANDA TANYA)
3. KAMILA ANDINI dalam film THE MIRROR NEVER LIES
4. SALMAN ARISTO dalam film JAKARTA MAGHRIB
5. SARJONO SUTRISNO & MUHAMMAD YUSUF dalam film TEBUS
D. NOMINASI PENGARAH SINEMATOGRAFI TERBAIK
1. FAOZAN RIZAL dalam film PENGEJAR ANGIN
2. GUNUNG NUSA PELITA dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
3. IPUNG RACHMAT SYAIFUL dalam film THE MIRROR NEVER LIES
4. YADI SUGANDI dalam film ? (TANDA TANYA)
5. YADI SUGANDI dalam film SANG PENARI
E. NOMINASI PENGARAH ARTISTIK TERBAIK
1. ARY JUWONO dalam film CATATAN HARIAN SI BOY
2. FAUZI dalam film ? (TANDA TANYA)
3. FAUZI dalam film TENDANGAN DARI LANGIT
4. FRANS X.R. PAAT dalam film BATAS
5. EROS EFLIN dalam film SANG PENARI
F. NOMINASI PENYUNTING GAMBAR TERBAIK
1. CESA DAVID LUCKMANSYAH dalam film ? (TANDA TANYA)
2. CESA DAVID LUCKMANSYAH dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
3. CESA DAVID LUCKMANSYAH dalam film SANG PENARI
4. ALINE JUSRIA & DINDA AMANDA dalam film CATATAN HARIAN SI BOY
5. WAWAN I. WIBOWO dalam film PENGEJAR ANGIN
G. NOMINASI PENATA SUARA TERBAIK
1. ADITYAWAN SUSANTO & TRISNO dalam film KENTUT
2. ADITYAWAN SUSANTO & M. ICHSAN RACHMADITTA dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
3. KHIKMAWAN SANTOSA dalam film LIMA ELANG
4. SATRIO BUDIONO & SAFT DAULTSYAH dalam film ? (TANDA TANYA)
5. SATRIO BUDIONO & SUTRISNO dalam film TENDANGAN DARI LANGIT
H. NOMINASI PENATA MUSIK TERBAIK
1. ADAM S. PERMANA dalam film RUMAH TANPA JENDELA
2. AKSAN SJUMAN & TITI SJUMAN dalam film RINDU PURNAMA
3. THOERSI ARGESWARA dalam fim MASIH BUKAN CINTA BIASA
4. THOERSI ARGESWARA dalam film SURAT KECIL UNTUK TUHAN
5. THOERSI ARGESWARA dalam film THE MIRROR NEVER LIES
I. NOMINASI PEMERAN UTAMA PRIA TERBAIK
1. ALEX KOMANG dalam film SURAT KECIL UNTUK TUHAN
2. EMIR MAHIRA dalam film RUMAH TANPA JENDELA
3. FERDY TAHIER dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
4. OKA ANTARA dalam film SANG PENARI
5. TIO PAKUSADEWO dalam film TEBUS
J. NOMINASI PEMERAN UTAMA WANITA TERBAIK
1. DINDA HAUW dalam film SURAT KECIL UNTUK TUHAN
2. FANNY FABRIANA dalam film TRUE LOVE
3. GITA NOVALISTA dalam film THE MIRROR NEVER LIES
4. PRISIA NASUTION dalam film SANG PENARI
5. SALMA PARAMITHA dalam film RINDU PURNAMA
K. NOMINASI PEMERAN PENDUKUNG PRIA TERBAIK
1. AGUS KUNCORO dalam film ? (TANDA TANYA)
2. AGUS KUNCORO dalam film TENDANGAN DARI LANGIT
3. HENDRO DJAROT dalam film SANG PENARI
4. LANDUNG SIMATUPANG dalam film RINDU PURNAMA
5. MATHIAS MUCHUS dalam PENGEJAR ANGIN
L. NOMINASI PEMERAN PENDUKUNG WANITA TERBAIK
1. ATIQAH HASIHOLAN dalam film THE MIRROR NEVER LIES
2. DEWI IRAWAN dalam film SANG PENARI
3. ENDHITA dalam film ? (TANDA TANYA)
4. POPPY SOVIA dalam film CATATAN HARIAN SI BOY
5. WULAN GURITNO dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA (kpl/adt/dka)

Bibir merah dan rambut pirang Marilyn Monroe

Siapa yang tak ingat kecantikan Marilyn Monroe? Rambut pirang berombak serta lipstik merah menyala menjadi gayanya yang melegenda. Hingga kini banyak selebritas yang mengikuti gaya artis yang terkenal di tahun 50-an itu. Beberapa selebritas yang masih 'meniru' gara Monroe hingga kini adalah Gwen Stefani serta Christina Aguilera.